Ganasnya Lelaki Ditinggal Isteri

Posted on December 6, 2010

0


AGAKNYA lelaki ditinggal kabur istri bisa menjadi ganas luar biasa, ya? Setidaknya untuk Warsino, 40, dari Semarang (Jateng) ini. Gara-gara ditinggal purik istri sampai 6 bulan lebih, dia “menerkam” apa saja. Janda muda dekat rumah disikat habis, sehinggga ibu Muryati, 22, terpaksa menggiring calo terminal itu ke polisi.

Sebetulnya Warsino termasuk lelaki mujur. Meski profesinya hanya calo terminal, istrinya sangat mencintai. Cuma ya itu tadi, tak banyak wanita siap dijak mlarat (hidup miskin).

Muryati termasuk di dalamnya. Ketika uang belanja Rp 100.000,- harus cukup dalam seminggu, mulailah dia pusing mengatur ekonomi. Lantaran minta penambahan anggaran tak pernah digubris, terpaksa Mujini, 36, kemudian memilih purik (tinggalkan rumah) dan kembali pada orangtuanya.

Seminggu dua minggu Warsino masih mampu bertahan tanpa istri. Tapi pada minggu ketiga, mulailah dia pusing tujuh keliling. Bayangkan, biasanya seminggu 3 kali dapat “menu” istimewa, kini harus nganggur tanpa kegiatan penuh makna.

Ingin sebetulnya dia menyusul istrinya, untuk sekadar bisa ganti olie dan sporing, balacsing, tapi mungkinkah Mujini bisa menerima. Warsino merasa malu bila sampai di sana malah diusir dan diomeli.

Di saat lelaki dari Wonosari Kecamatan Ngaliyan Kabupaten Semarang ini “peceklik” sedemikian rupa, mendadak ada tetangga dekat rumah yang ngglibet (sering muncul) mendekati dirinya. Padahal bodi dan penampilan Muryati ini sangat menjanjikan. Nyenggol sedikit saja stromnya masih terasa 240 volt. Maka Warsino pun mulai berfikir, barangkali ini mitra koalisi yang sengaja dikirim Tuhan untuknya.

Bak Prabowo mendekati Megawati, pertemuan-pertemuan intens yang mengarah koalisi ini selalu digelar. Muryati selalu menerima curhat Warsino ini sebagai keterbukaan antar tetangga.

Padahal maunya suami Jumini tersebut, bukan sekadar keterbukaan, tapi kalau bisa dilanjutkan dengan buka-bukaaan. “Aku sangat mencintaimu, Dik….” Kata Warsino menirukan Karyo ketika panggil istrinya, Sheila, dalam sinetron Suami-suami takut istri.

Muryati tak menanggapi rayuan gombal lelaki tetangganya tersebut. Tapi setiap Warsino mau mencoba main colek, dia menepisnya dengan santun. Akhirnya tentu saja lelaki kesepian ini jadi makin nekad. Dalam situasi yang demikian kondusif Muryati berhasil disergap dan ditundukkan. Awalnya dia meronta dan menyumpah, tapi pada akhirnya malah mendesah. Orang Semarang bilang: Tadinya meringis kini merenges!

Kini Muryati tak menganggap tindakan mesum Warsino ini sebagai perkosaan. Karena sama-sama menikmati, lain waktu ketika diajak lagi, ya hayoo saja. Maka dalam tempo dua minggu, sudah 3 kali dia diajak bersetubuh oleh lelaki calo terminal tersebut. Dan karena sudah saling kenal luar dan dalam tersebut, hubungan Warsino – Muryati menjadi akrab. Hal inilah yang membuat ibunya Muryati menjadi curiga.

Beberapa hari lalu ibu sijanda melihat putrinya menghilang bak ditelan bumi setelah melintasi gang depan rumah Warsino. Ketika dia memaksakan masuk ke dalam, ternyata putrinya sudah tidak lagi mengenakan celana dalam, sementara Warsino hanya bersarung macam bocah habis sunat. Yakin telah terjadi hil-hil mustahal, ibunya segera melapor ke Polres Semarang.

Dalam pemeriksaan, Warsino mengaku sudah 4 kali ini menggauli janda tetangganya. Praktis calon terminal ini tak boleh pulang.

Pintar bergaul, harus! Tapi menggauli janda, janganlah!

Sumber Poskota

Tagged:
Posted in: Cerita Dewasa